Bab 1 pendahuluan




Дата канвертавання24.04.2016
Памер30.06 Kb.

BAB 1

PENDAHULUAN



1.1. Latar Belakang


Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat telah mempengaruhi kehidupan manusia di berbagai bidang. Salah satu manfaat teknologi informasi adalah untuk bertukar informasi. Dengan menggunakan jaringan komputer, pertukaran informasi bisa dilakukan dengan sangat mudah.

Untuk melakukan pertukaran informasi, sebuah perangkat memerlukan alamat sebagai penanda perangkat tersebut. Salah satu jenis pengalamatan yang digunakan oleh perangkat adalah alamat IP. Menurut Loshin (2004: 20), saat ini alamat IP yang banyak digunakan adalah IP versi 4 (IPv4).

Alamat IPv4 memiliki jumlah yang terbatas, hanya sekitar 4,3 milyar alamat. Saat ini alamat IPv4 yang tersedia sudah hampir habis terpakai sehingga di masa yang akan datang jumlah pengguna internet tidak dapat bertambah. Oleh karena itu, saat ini sedang dikembangkan protokol baru yaitu IP versi 6 (IPv6). Menurut Loshin (2004: 19), alamat IPv6 memiliki jumlah yang jauh lebih banyak dari IPv4 yaitu 3,4 x 1038 alamat.

Berdasarkan wawancara yang dilakukan dengan network infrastructure staff PT. Bakrie Telecom yang menyatakan bahwa perusahaan memiliki masalah dalam meningkatkan jumlah client yang dapat dilayani. PT. Bakrie Telecom merupakan perusahaan telekomunikasi yang memiliki produk utama yaitu Esia. Menurut PT. Bakrie Telecom (2012), jumlah pelanggan Esia pada kuartal ketiga 2012 PT. Bakrie Telecom mencatat pertumbuhan pelanggan sebesar 4,5% dari 11,46 juta pelanggan di kuartal kedua 2012 menjadi 11,98 juta pelanggan di kuartal ketiga 2012, di akses 4 Maret 2014 dari www.bakrietelecom.com/btel-about_pt_bakrie_tbk.html. Berdasarkan data diatas, dapat diproyeksikan jumlah pelanggan pada kuartal pertama 2014 dengan asumsi pertumbuhan pelanggan konstan sebesar 4,5% per kuartal mencapai 14,29 juta pelanggan. Dan diproyeksikan pada kuartal kedua 2015 jumlah pelanggan mencapai 17,04 juta pelanggan.

Berdasarkan data diatas, jumlah alamat IP yang dibutuhkan tidak mencukupi alamat IP private yang tersedia. Pada IP private class A yang memiliki jumlah terbesar hanya dapat menampung 16,78 juta user. Oleh karena itu dibutuhkan solusi untuk menyelesaikan permasalahan diatas yaitu dengan melakukan transisi ke IPv6. Alamat IPv6 memiliki jumlah yang jauh lebih banyak dari IPv4 yaitu 3,4 x 1038 alamat.

Dalam melakukan transisi ke IPv6 ada beberapa metode yang dapat digunakan, namun dari beberapa metode tersebut hanya ada dua metode yang mungkin diterapkan di PT. Bakrie Telecom yaitu Dual stack menurut Loshin (2004: 82) dan NAT64 menurut Bagnulo, et al,. (2011: 4). Dual stack dapat diimplementasikan, tetapi tidak dapat menyelesaikan masalah kurangnya alamat IPv4 karena dengan menjalankan dual stack berarti masih tetap menggunakan alamat IPv4. Maka dari dua metode yang dapat diterapakan di PT. Bakrie Telecom dipilihlah metode transisi IPv4 ke IPv6 menggunakan NAT64.



1.2. Perumusan Masalah


PT. Bakrie Telecom memiliki keterbatasan dalam pengembangan jumlah client karena terbatasnya alamat IPv4. Oleh karena itu perlu dilakukan transisi dari IPv4 ke IPv6 untuk menyelesaikan masalah tersebut.

1.3. Ruang Lingkup


Ruang lingkup dalam penelitian ini akan dilakukan pada jaringan lab PT. Bakrie Telecom yaitu:

  1. User mendapatkan konfigurasi IP dari DHCPv6.

  2. User melakukan ping ke gateway.

  3. User melakukan ping ke user pada VLAN yang sama.

  4. User melakukan ping ke user pada VLAN yang berbeda.

  5. Kinerja DNS64 dan NAT64.

  6. Akses website berbasis IPv6.



  1. Akses website berbasis IPv4.

  2. Melakukan remote access ke perangkat jaringan menggunakan SSH.

  3. Streaming video melalui YouTube.


1.4. Tujuan dan Manfaat


Tujuan dilakukannya penelitian ini ialah untuk merancang sebuah jaringan baru menggunakan IPv6 dan melakukan transisi dari IPv4 ke IPv6 dengan menggunakan NAT64.

Sementara itu, manfaat yang didapat dari penelitian dan penerapan IPv6 ini adalah meningkatkan jumlah client yang dapat dilayani untuk menyesuaikan peningkatan jumlah client pada PT. Bakrie Telecom dan dapat mengakses internet berbasis IPv4 maupun internet berbasis IPv6.




1.5. Metodologi Penelitian


Dalam penulisan skripsi ini perlu adanya metodologi untuk pencapaian tujuan akhir. Metode yang digunakan meliputi tiga bagian pokok, yaitu metode pustaka, metode analisis, dan metode perancangan.

1.5.1 Metode Pustaka


Metode pustaka ini terkait dengan pencarian literatur ataupun referensi yang berhubungan dengan topik yang dibahas dalam penelitian ini, sehingga penelitian yang dilakukan sesuai dengan teori yang ada.

1.5.2 Metode Analisis


Dalam mencari data dan fakta yang dibutuhkan, penelitian ini menggunakan beberapa teknik, yaitu:

    1. Wawancara

Wawancara pada penelitian ini dilakukan kepada staff IT Network Infrastructure PT. Bakrie Telecom. Dalam wawancara yang dilakukan, pertanyaan yang diberikan mengenai jaringan komputer yang ada pada PT. Bakrie Telecom seperti topologi, perangkat jaringan, protokol, bandwidth, jumlah user dan internet service provider (ISP).

    1. Observasi

Dilakukan pengamatan pada infrastruktur jaringan komputer untuk mengetahui detail infrastruktur jaringan komputer pada PT. Bakrie Telecom seperti topologi, perangkat, protokol dan skema pengalamatan.

    1. Usulan Pemecahan Masalah

Berdasarkan masalah yang telah didapat dari pencarian fakta, bahwa IPv4 memiliki keterbatasan jumlah alamat. Pada peneltian ini dilakukan studi pustaka dengan mengkaji sumber-sumber yang berhubungan terhadap masalah tersebut seperti buku dan internet sehingga didapatkan usulan pemecahan masalah dengan melakukan transisi dari IPv4 menjadi IPv6.

1.5.3 Metode Perancangan


Dalam penulisan skripsi ini metode perancangan yang dilakukan adalah metode perancangan jaringan Top-Down dengan refrensi dari buku Top-Down Network Design. Menurut Oppenheimer (2011: 6) melalui tahapan-tahapan berikut:

  1. Membuat Logical Design

Pada tahap pertama dalam metode perancangan yang digunakan yaitu membuat logical design. Pada penelitian ini dibuat sebuah logical design berupa skema pengalamatan IPv6 yang akan digunakan pada jaringan operasional PT. Bakrie Telecom.

  1. Membuat Physical Design

Pada tahap kedua dalam metode perancangan yang digunakan yaitu membuat physical design. Pada penelitian ini dibuat sebuah physical design berupa topologi baru yang akan digunakan pada jaringan operasional PT. Bakrie Telecom.


  1. Implementasi dan Testing

PT. Bakrie Telecom menggunakan VLAN pada jaringan operasional perusahaan untuk membagi jaringan komputer berdasarkan divisi yang ada. Pada penelitian ini dilakukan test VLAN menggunakan IPv6 untuk memastikan VLAN menggunakan IPv6 dapat bekerja seperti IPv4. Maka dari itu dilakukan implementasi konfigurasi VLAN dan konfigurasi inter-VLAN routing menggunakan IPv6.

Pada penelitian ini juga dilakukan implementasi jaringan IPv6 yaitu konfigurasi IPv6, konfigurasi DHCPv6, DNS64, dan NAT64 pada lab PT. Bakrie Telecom.

Pengujian dilakukan berdasarkan implementasi yang telah berjalan. Sebagian pengujian yang dilakukan menggunakan ping. Ping adalah command yang digunakan untuk memeriksa konektivitas jaringan menggunakan protokol ICMP (RFC 792). Pengujian yang dilakukan yaitu memastikan user mendapatkan IPv6 dari DHCPv6, melakukan ping user ke gateway, melakukan ping antar user dalam VLAN yang sama, melakukan ping antar user dalam VLAN yang berbeda, kinerja DNS64 dan NAT64, mengakses website yang berbasis IPv6, mengakses website yang berbasis IPv4, melakukan remote access ke perangkat menggunakan SSH, serta streaming video melalui YouTube.


  1. Evaluasi

Evaluasi dilakukan berdasarkan implementasi dan testing yang telah berjalan. Evaluasi yang dilakukan bertujuan untuk menilai apakah implementasi dan testing yang telah dilakukan sesuai dengan tujuan dari penelitian ini. Evalusi yang dilakukan meliputi:

  1. User mendapatkan konfigurasi IP dari DHCPv6.

  2. User melakukan ping ke gateway.

  3. User melakukan ping ke user pada VLAN yang sama.

  4. User melakukan ping ke user pada VLAN yang berbeda.

  5. Kinerja DNS64 dan NAT64.

  6. Akses website berbasis IPv6.

  7. Akses website berbasis IPv4.

  8. Melakukan remote access ke perangkat jaringan menggunakan SSH.

  9. Streaming video melalui YouTube.



1.6. Sistematika Penulisan


Sistematika penulisan berisi tentang gambaran keseluruhan isi makalah skripsi secara garis besar yang dibagi menjadi lima bab yaitu :

BAB 1 : PENDAHULUAN

Bab ini memberikan penjelasan mengenai latar belakang penelitian, rumusan masalah, ruang lingkup, tujuan dan manfaat, metode penelitian, dan sistematika penulisan.



BAB 2 : TINJAUAN PUSTAKA

Bab ini akan menjelaskan kerangka teori dalam penulisan penelitian ini. Teori-teori yang dikemukakan berasal dari sumber-sumber teori. Berikutnya teori yang dikemukakan pada bab ini akan disusun dan dikaitkan dengan permasalahan, data yang terkumpul, dan teknis analisis serta hasil penelitiannya.



BAB 3 : METODOLOGI DAN PERANCANGAN

Dalam bab ini akan dijelaskan mengenai metodologi, analisis masalah serta usulan pemecahan masalahnya, serta perancangan topologi jaringan yang akan dibentuk.



BAB 4 : IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Bab ini akan menjelaskan hasil dari analisis yang telah dilakukan dan implementasi sebagai solusi dari masalah yang ada. Dalam bab ini akan dijelaskan pula mengenai spesifikasi sistem, implementasi, testing dan evaluasi.



BAB 5 : SIMPULAN DAN SARAN

Dalam bab ini akan dijelaskan mengenai garis besar simpulan yang diambil dari inti penelitian dan hasil penelitian yang telah dilakukan. Selain itu, bab ini juga akan berisi saran-saran yang ditujukan kepada perusahaan untuk mengembangkan penelitian berikutnya menjadi lebih baik.





База данных защищена авторским правом ©shkola.of.by 2016
звярнуцца да адміністрацыі

    Галоўная старонка